Waspada dan gunakan insting ketimbang kekuatan fisik
Sikap waspada adalah pertahanan utama.
Jika sikap dan tindakan kita tepat kemungkinan untuk menjadi korban perkosaan lebih kecil. Gunakan akal sehat untuk mencegah lebih bermanfaat ketimbang melawan secara fisik.
Tindakan dan sikap anda dalam keseharian akan menentukan apakah anda akan menjadi korban perkosaan atau tidak. Tidak ada strategi atau satu tehnik yang manjur untuk semua serangan kejahatan seksual. Semuanya tergantung anda sendiri. Anda harus tahu siapa musuh anda dan siapa diri anda sendiri. Perkecil kemungkinan anda menjadi korban perkosaan khususnya dirumah, di jalan dan dalam kendaraan.
Berikut beberapa langkah pencegahan
Selama dijalan
1. Hindari berjalan sendirian
Jika anda jogging atau jalan sehat usahakan dengan teman. Jika pulang kerja pulanglah dengan rekan kerja anda. Pulang sekolah ajaklah teman sekolah anda. Jika anda bekerja pada malam hari tidak perlu malu untuk minta petugas keamanan (satpam/security) untuk mengawal anda menuju kendaraan anda. Jika anda harus berjalan kaki berjalanlah menghadap arus lalu lintas karena dengan cara ini anda akan dengan mudah tahu kendaraan yang mendekati anda. Jika ada kendaraan yang mencurigakan mendekati menyeberanglah segera.
2. Hindari komunikasi dengan orang tidak dikenal
Jika ada seseorang yang mencurigakan mendekati anda pergilah ketempat yang dimana lebih banyak orang atau masuklah ke toko. Jika ada seseorang yang minta tolong atau bertanya alamat berikan informasi namun tetaplah berjalan, terutama jika malam hari. Ada tidak mau ditarik kedalam kendaraan saat anda berhenti.
3. Tentukan tujuan dulu baru jalan
Terlalu sering diberitakan terjadi hipnotisme atau "gendam" dijalanan. Ketahuilah bahwa jika anda membiarkan diri anda berjalan tanpa tujuan, pikiran andapun bakal "melayang-layang". Keadaan "melayang" ini sangat mudah dipengaruhi oleh sugesti atau tipuan model hipnotisme atau gendam. Anda tidak mau menjadi korban karena itu jika karena sesuatu hal anda sudah harus meninggalkan tempat pastikan keluar ruangan setelah anda pasti kemana anda akan pergi. Jika anda sedang bingung,sedih atau marah hindari berada ditenmpat umum sendirian. Pastikan langkah anda mantap ketika jalan. Langkah orang yang tidak tahu mau kemana berbeda dengan langkah orang yang punya tujuan. Penjahat amat lihai dalam mengetahui kelemahan calon korbannya.
4. Sekali-kali uji apakah ada seseorang yg mengikuti anda
Jika anda merasa diikuti berbalik arahlah. Kerjakan dengan mendadak. Perhatikan apakah ada oarang yang juga mendadak berbalik arah. Jika ada, segeralah menuju tempat yang banyak orang dan lokasinya terang. Semakin banyak orang, semakin baik. Walaupun belum tentu ada yang akan menolong anda saat diserang namun setidaknya pelaku akan dilihat oleh banyak saksi dan karenanya lebih mudah ditangkap.
5. Berpakaianlah yang mendukung setiap gerakan
Bersepatu hak tinggi (high heels) kurang menguntungkan jika anda harus lari. Jika anda harus memakai rok/gaun ketempat yang belum anda kenali sebaiknya gunakan celana senam karena apabila anda harus melawan, anda akan melakukan tendangan dengan percaya diri.
6. Hindari menumpang kendaraan
Menumpang kendaraan orang yang tidak anda kenal adalah tindakan yang berbahaya. Begitu anda ada dalam kendaraannya maka anda akan dibawa kemanapun tanpa bisa menolak..
7. Gunakan alat yang ada
Gunakan alat yang ada pada anda sejak ancaman mulai kelihatan Jika anda memegang kunci letakkan kunci-kunci itu diantara jari-jari anda. Jika anda punya alat tulis, genggamlah dengan keras. Ada baiknya anda menggantungkan peluit pada gantungan kunci anda. Didalam keadaan mendesak anda bisa membunyikan pluit. Suara pluit bisa mengundang perhatian orang dan suara pluit bisa mengganggu konsentrasi pelaku kejahatan.
Sadari bahwa untuk keamanan anda perlu menggunakan akal sehat - sama sekali bukan paranoid.
Bagaimana jika :
Jika anda harus menerima seseorang didalam rumah,misalnya tehnisi listrik dsb. cobalah bersikap seakan anda tidak tinggal sendirian. Misalnya, tutuplah salah satu pintu ruangan katakanlah : "Tolong kalau bicara pelan-pelan saja, suami saya sedang tidur, dia pasti marah kalau terbangun karena berisik"..
Jika anda tinggal sendirian di hotel dan seseorang yang mengaku dari petugas hotel mau masuk sebaiiknya telpon ke kantor Hotel untuk memastikannya sebelum membuka pintu.