Seperti ketika kita pertama kali naik sepeda - selama belum ada yang mengajar kita tidak pernah tahu harus bagaimana? Nah persoalannya sama ketika pertanyaannya adalah : "Perlukah anak belajar beladiri ?" Jawaban pendeknya : Ya. Karena banyak manfaat positifnya. Beladiri jelas akan menyalurkan agresifitas, menimbulkan rasa bangga dan seseorang yang belajar beladiri tahu cara mengendalikan diri dan tentu saja terampil bela diri.
Banyak anak yang belajar beladiri di sentra kami mendapatkan manfaat sbb. :
Perbaikan Nilai Akademik :
Didalam kelas kami, anak dibiasakan untuk berkonsentrasi, fokus, belajar disiplin dan berani mengambil keputusan untuk dirinya sendiri. Kemajuan yang didapat dari hal-hal tsb. akan sangat membantunya untuk beradaptasi dengan tantangan akademis terutama saat menerima pelajaran dan juga dalam pergaulan anak. Hasilnya, orangtua dapat tahu bahwa anaknya akan mendapat yang lebih baik tidak saja untuk nilai akademik tapi juga budi pekertinya.
Beladiri membangun kebiasaan sehat
Latihan dalam kelas kami menyehatkan. Anak-anak jadi tahu cara bernafas yang benar, nafsu makan lebih baik sehingga tidur lebih nyenyak. Fakta menunjukan bahwa anak yang latihan beladiri tubuhnya lebih langsing. Secara umum anak-anak ini juga mampu memilih makanan yang lebih sehat dan mampu menjaga kondisi fisik mereka sendiri. Tidak ada satupun dari siswa Black-belt kami yang menggunakan narkoba atau bahkan merokok !
Bersikap dan perilaku sopan :
Didalam kelas kami, siswa dibiasakan untuk tidak saja menunjukkan tapi wajib mendemontrasikan sikap hormat. Sikap hormat di kelas kami bukan teori! Tidak mudah mengajarkan anak yang belum tahu kenapa dan siapa yang pantas dihormati dan bagaimana mendemonstrasikan sikap hormat. Kebanyakan orangtua yang anaknya ikut beladiri tidak perlu repot memberi peringatan-peringatan tentang etika dan kesopanan seperti yang kebanyakan terjadi pada orangtua lain. Siswa dikelas kami dibimbing untuk mendemonstrasikan hormat kepada orangtua, pelatih, senior, sesama siswa bahkan juga tempat dimana siswa latihan (dojang). Siswa juga dibiasakan untuk selalu menunjukan semangat serta saling memberi semangat kepada sesama siswa.
Punya Percaya diri :
Terbukti bahwa anak yang belajar beladiri memiliki banyak kelebihan dalam dirinya sendiri karena dikelas mereka selalu dibiasakan untuk mengambil keputusan jauh melebihi dari yang pernah mereka pikirkan. Dari sukses-sukses kecil didalam kelas akan menumbuhkan kepercayaan bahwa apapun yang mereka inginkan bisa mereka dapatkan asalkan mereka percaya, mereka bisa dan tentu saja dengan kerja keras. Kepercayaan diri yang semakin baik ini akan berguna terutama bagi anak yang nilai akademiknya kurang untuk tetap punya semangat untuk berusaha. Anak aktif olahraga beladiri umumnya lebih berani mengakui kesalahan jika mereka salah sehingga mereka punya lebih banyak teman dari mereka yang tidak belajar beladiri.
Keterampilan bela-diri :
Beladiri membimbing siswanya menjadi mampu dalam 2 (dua) hal . Yang pertama secara Fisik : Anak akan meningkat kekuatannya, kelenturannya dan kebugarannya . Selain itu, anak juga mengenal cara mempertahankan diri dengan kekuatan yang efektif dan efisien. Bagaimanapun kami berharap anak anda tidak akan ditantang orang untuk berkelahi atau mengalami situasi yang membuatnya harus berkelahi namun, jika memang kontak fisik tidak bisa dihindari lagi jujur saja - siapapun berharap anaknya bisa menang atau paling tidak mampu mempertahankan diri. Yang ke-dua anak akan memiliki keterampilan internal . Anak-anak akan mampu mengetahui adanya bahaya dan tahu cara menghindari setiap potensi ancaman. Beladiri akan membantu anak untuk mampu menghindari konfrontasi fisik karena bawaan waspada dikuasainya dari latihan beladiri. Tahukah anda bahwa saat preman-kecil yang sok jago disekolah memilih korbannya, pilihannya jarang jatuh pada anak yang dari cara berjalan mantap, sorot matanya yang penuh percaya diri. Pilihan mereka lebih kepada anak yang jalannya ragu dan matanya menunjukkan bahwa mereka takut.
Andre Tuwaidan Ketua & Kepala Pelatih Matra Taekwondo School
KIDSPORTS PONDOK INDAH
Pondok Indah, Gedung Aquarius,
Jl Sultan Iskandar Muda No. 7
Arteri Pondok Indah call (021) 7238755
Usia berapakah anak sudah bisa mulai belajar beladiri ?
Program Matra Taekwondo menetapkan bahwa anak mulai dari usia 4 tahun bisa bergabung dalam kelas kami.
Pada umumnya anak diusia ini kemampuan motorik-nya sudah bisa dikembangkan dan daya fokus terhadap satu obyek juga sudah cukup untuk mengikuti instruksi.
Kelas kelompok usia 4 s/d 6 tahun ini memang dirancang khusus untuk membangun kemampuan dasar sesuai kemampuan anak .
Setelah usia anak mencapai 6 tahun mereka bisa bergabung pada kelas kelompok usia 6 - 8 tahun.
Untuk kebaikan, tidak perlu memaksakan anak yang belum berusia 4 tahun.
Anak saya dideteksi ADHD/ADD . Apakah mereka akan mendapatkan manfaat dengan mengikuti latihan beladiri ?
Tentu saja ! Karena kami tahu bahwa anak dengan ADHD memerlukan suasana yang ter-struktur dengan batas serta aturan yang jelas.
Sudah banyak psikolog dan dokter terkenal yang merekomendasikan kelas beladiri sebagai terapi yang cocok untuk anak dengan ADHD. Kami berusaha menolong anak dengan mengembangkan kepercayaan diri melalui pengembangan konsentrasinya. Dengan satu pertanyaan dibawah ini kami akan mencoba memberi gambaran mengapa kami begitu yakin bahwa kami mampu: "Apakah permainan sepak bola - dimana bola yang bergerak begitu cepat dan anak-anak yang berlarian kesana kemari (kadang juga pelatih yang berteriak-teriak) mampu membantu konsentrasi anak dengan ADHD? Tidak ! ..dan jika orangtua sependapat dengan kami, kami beritahukan bahwa seluruh pelatih senior kami telah diberi pelatihan khusus dan keterampilan praktis yang diperlukan dalam membantu terapi anak dengan ADHD (special needs).