Lowongan kerja
FightBACK!
Tentang Pelatih kami
Metode latih kami
Tentang kami
Tidak semua anak cocok dengan latihan ala militer

Latihan model “tentara” adalah latihan dimana pembentukkan disiplin adalah utama. Pembentukan disiplin dilakukan dengan keras dan tanpa tawar menawar dari pesertanya.

Di sekolah militer atau sekolah yang berbasis militer, pada umumnya setiap siswa harus melewati hari-hari latihannya dengan jadwal yang ketat. Waktu Bebas, sangatlah langka. Jadwal kegiatannya meliputi :
-Latihan baris-berbaris bahkan dilakukan tanpa peduli cuaca ;
-Latihan fisik yang “kejam” dan kerap diselingi tidak tersedianya makanan dan minuman yang cukup bahan juga pakaian.

Dalam latihan model “tentara” ini setiap siswa harus berjuang untuk mendapatkan kesempatan, bahkan kesempatan untuk berbicara di kelas pun harus dilewati dengan “perjuangan”. Siswa - lebih dahulu - harus menunjukkan kepatuhan yang luar biasa untuk mendapatkan sedikit kebebasan.

Melanggar peraturan , sesederhana buang sampah sembarangan atau tidak menggunakan pakaian seragam, tidak menghormat atau kehilangan tugas pelajaran bisa berarti “kerja paksa” dan pengucilan yang waktunya ditentukan semaunya. Intinya, siswa harus patuh dan dihukum jika tidak. Motivasi tidak penting untuk dikatakan, cukup ditulis dipapan besar.

Banyak cerita seram diluaran, mulai dari penyalahgunaan seksual sampai pemukulan oleh siswa lain yang terjadi saat tidak ada pengawas.
Namun , kelihatannya program model “tentara” ini disukai orangtua. Terutama orangtua yang anaknya kelakuannya tidak terkendali atau anak dengan perilaku bermasalah.  Masalahnya adalah, disiplin pada sekolah berbasis militer yang diterapkan disini bukan untuk mereka.

Ada dojang latihan beladiri yang asal-asalan dalam menerapkan pembentukan disiplin ala sekolah militer ini.  Akibatnya banyak remaja justru semakin pemarah , semakin berontak bahkan setelah bergabung di dojang tersebut. Disini cara mengajar pelatih dengan kebutuhan siswa - tidak sinkron. Dan hasilnya, jelas tidak produktif dan tidak sesuai dengan tujuan sejati beladiri.

Siswa yg sudah mempunyai motivasi diri, cocok dengan pola latihan model “tentara” ini. Sebaliknya jika siswanya sama sekali tidak punya kemauan, selalu mengabaikan aturan, dan tidak mengerjakan apapun untuk keberhasilannya sangatlah tidak cocok dengan model latihan “tentara” ini.

Siapa yg pasti tidak cocok dengan gaya Latihan “tentara”?
-Siswa dengan masalah ADD/ADHD;
-Siswa dengan masalah perilaku serius seperti siswa yang : depresi, cenderung menghancurkan diri sendiri,  yang tingkat menghargai diri yang sangat rendah,   ketidakmampuan psikis lain (eating disorder, penyalahgunaan alokohol dan narkoba).
-Siswa dengan latar belakang trauma emosi (korban kejahatan, penyalahgunaan seksual dan stress ).

Agar program kegiatan anak bisa sesuai dengan kebutuhan anak - perhatikanlah bagaimana dojang itu menerapkan disiplin dan pastikan bahwa anak anda siap dan cara yang diterapkan sesuai dengan kebutuhannya - secara fisik dan bagi mentalnya.

Andre Tuwaidan Ketua & Kepala Pelatih Matra Taekwondo School
Taekwondo ? ..Kenapa Matra ?

Google
Di sentra Informasi kursus dan program Taekwondo dan olahraga khusus anak
SELAMAT DATANG
Kids Center Bintaro Sentra Latihan Taekwondo khusus anak & remaja
"..karena pekerjaan utama anak adalah bermain.."
...karena   perkosaan pada perempuan terjadi setiap menit...
Usia berapakah anak sudah bisa mulai belajar beladiri ?

Program Matra Taekwondo menetapkan bahwa anak mulai dari usia 4 tahun bisa bergabung dalam kelas kami.
Pada umumnya anak diusia ini kemampuan motorik-nya sudah bisa dikembangkan dan daya fokus terhadap satu obyek juga sudah cukup untuk mengikuti instruksi.

Kelas kelompok usia 4 s/d 6 tahun ini memang dirancang khusus untuk membangun kemampuan dasar sesuai kemampuan anak .

Setelah usia anak mencapai 6 tahun mereka bisa bergabung pada kelas kelompok usia 6 - 8 tahun.

Untuk kebaikan, tidak perlu memaksakan anak yang belum berusia 4 tahun.

Anak saya dideteksi ADHD/ADD . Apakah mereka akan mendapatkan manfaat dengan mengikuti latihan beladiri ?

Tentu saja ! Karena kami tahu bahwa anak dengan ADHD memerlukan suasana yang ter-struktur dengan batas serta aturan yang jelas.
Sudah banyak psikolog dan dokter terkenal yang merekomendasikan kelas beladiri sebagai terapi yang cocok untuk anak dengan ADHD.  Kami berusaha menolong anak dengan mengembangkan kepercayaan diri melalui pengembangan konsentrasinya. Dengan satu pertanyaan dibawah ini kami akan mencoba memberi gambaran mengapa kami begitu yakin bahwa kami mampu: "Apakah permainan sepak bola - dimana bola yang bergerak begitu cepat  dan anak-anak yang berlarian kesana kemari (kadang juga pelatih yang berteriak-teriak) mampu membantu konsentrasi anak dengan ADHD? Tidak ! ..dan jika orangtua sependapat dengan kami, kami beritahukan bahwa seluruh pelatih  senior kami telah diberi pelatihan khusus dan keterampilan praktis yang diperlukan dalam membantu terapi anak dengan ADHD (special needs).

6 MITOS OLAHRAGA USIA DINI
Pengakuan
orangtua siswa
Latihan ala militer ?
Waspadai hukuman fisik pada anak
Curang dalam kompetisi : Masihkah  Taekwondo sebagai alat pembentukkan Karakter?
KIDS CENTER BINTARO JAYA
Selasa, 3:30
No Telp. 70135146 / 7451173
Apa manfaat anak belajar beladiri?